Berita Terbaru
Loading...

Terbaru

24 November 2015
Peserta Diklat PIM III Minahasa Jalani Ujian Akhir

Peserta Diklat PIM III Minahasa Jalani Ujian Akhir

Minahasa Elnusanews - Setelah melewati 92 hari mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat III Pola Kemitraan Pemkab Minahasa dengan Badan Diklat Provinsi Sulut tahun 2015 di Aula BKDD Minahasa, ke-30 Peserta Diklat diuji kemampuannya dalam pelaksanaan Seminar Laporan Proyek Perubahan pada Senin 23/3 pagi hingga malam ini. Ke-30 peserta utusan SKPD dan Kecamatan se-Kabupaten Minahasa ini menjalani ujian akhir dengan bimbingan Coach yaitu Shinta Papua ST MSi, Ir Djuhardi Joroh MSi, Drs Jeffry Sambur MAP dan dibagi dalam 3 kelompok dengan penguji masing-masing Kabid Diklat Kepemimpinan Bandiklat Sulut Drs Yahya Rondonuwu MSi, Sekretaris BKD Sulut Drs Lucky Tayu MSi, Sekretaris Badan Diklat Sulut Frangky Tintingon SSTP MSi, Koordinator Widiaiswara Bandiklat Sulut Agus Kandouw SE, Kasubid Diklat Bandiklat Sulut Mariance Sambouw SSTP dan Kaban BKDD Minahasa Drs ML Rumate MSi. Dalam ujian ini, para peserta didampingi langung oleh para Kepala SKPD sebagai atasan langsung sekaligus selaku Mentor dalam melaksanakan Proyek Perubahan Ini.

Tampak Asisten I Sekdakab Dr Denny Mangala MSi, Asisten II Dr Wilford Siagian MA dan Asisten III Hetty Rumagit SH juga mendampingi para Kepala Bagian di Setdakab Minahasa yang mempresetasikan hasil karya mereka. Demikian halnya Kaban BPMPD Jeffry Sajow SH, Kadispenda Jan Luntungan SH, Kadis Dikpora Drs Jemmy Maramis serta para pejabat lainnya yang turut mendampingi anak buahnya.

Setelah ujian seminar akhir ini, menurut Kabid Diklat BKDD Minahasa Hendrik Lombogia SSos, para peserta akan mengikuti Upacara Penutupan Diklat yang akan digelar dalam waktu dekat ini. Ditambahkan Lombogia bahwa pihaknya patut mengucap syukur kepada Tuhan yang telah menyertai semua rangkaian Diklat ini dan boleh terlaksana dengan baik.
20 Oktober 2015
Sekprov Harap ASN Provinsi Sulut Loyal Pada Pimpinan

Sekprov Harap ASN Provinsi Sulut Loyal Pada Pimpinan




Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN), yang ada di lingkup pemerintah provinsi sulut diharapkan loyal kepada pimpinan dengan tetap memperhatikan petunjuk dan arahan kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Provinsi Sulut ir Sisawa R Mokodongan saat memberikan arahan pada pembukaan diklat prajabatan CPNS kategori 2 golongan I,II, III angakatan I dan II Provinsi Sulut, yang digelar Senin (19/10) bertempat di Bandiklat Provinsi Sulut.

Diklat CPNS yang diselenggarakan pemrov sulut ini dilaksanakan demi menghadirkan budaya kerja positif, disiplin serta mengembangkan tanggungjawab dan loyalisme aparatur dalam melaksanakan tugas kerja nantinya di instansi masing-masing.
Melalui diklat prajabatan ini, Mokodongan mengharapkan para peserta yang merupakan Pegawai Honda yang telah diangkat pemerintah agar dapat menghadirkan budaya kerja positif, serta menghilangkan image lama yang mengatakan birokrasi lambat.
Para peserta diharapkan memahami dengan benar setiap materi yang didapat selama mengikuti diklat prajabatan selama 1 minggu kedepan, para pelatih dan waidaiswara juga dapat menghadirkan konsep aplikatif dalam rangka membentuk pola piker, sikap, dan pola tindak ASN dalam mengisi ruang pembangunan daerah demi peningkatan kesejahteraan rakyat.

Kepala badan Diklat DR Noudy Tendean melalui Kepala Bidang Diklat Kepemimpinan Drs. Jahja Rondonuwu,Msi mengatakan diklat prajabatan ini dilaksanakann untuk membentuk CPNS memiliki pengetahuan dan wawasan sebagai pelayan masyarkat yang baik.  Peserta diklat prajabatan ini  diikuti saebanyak 184 orang dari 28 SKPD lingkup pemprov sulut, mereka akan mendapat jam pembelajaran sebangak 78 jam selama 7 hari kerja.(Karo Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov)
31 Agustus 2015
Mokodongan: Pejabat Eselon IV Penentu Gerak Laju Pemerintahan

Mokodongan: Pejabat Eselon IV Penentu Gerak Laju Pemerintahan


Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Ir Siswa R Mokodongan mengatakan pejabat struktural eselon IV yang ada di jajaran pemerintah provinsi sulut merupakan penentu gerak laju roda pemerintahan yang ada di Sulut.
Hal tersebut disampaikan Mokodongan saat membuka Diklat PIM IV yang diselenggarakan di Badan Diklat Provinsi Sulut Senin (31/8), diklat tersebut diikuti oleh 30 orang pejabat eselon IV lingkup pemprov sulut.

Mokodongan mengatakan, para pejabat eselon IV mempunyai tugas yang cukup berat dan starategis yang menuntut para pejabat eselon IV untuk memiliki kompetensi kepemimpinan operasional dalam membuat perencanaan pelaksanaan kegiatan instansi dan kemampuan mempengaruhi serta mobilisasi bawahan dan stakeholder strategisnya dalam melaksanakan kegiatan yang telah direncanakan.

Untuk membentuk sosok pejabat struktural eselon IV, maka penyelengagraan diklat  ini penting untuk membentuk pola baru demi pengembangan kompetensi agar pejabat eselon IV mampu merancang suatu perubahan diunit kerja dan memimpin perubahan pelayanan birokrasi yang lebih baik lagi.

Kepala Bandiklat Sulut DR Noudy R.P Tendean,Msi mengatakan Diklat Pim IV ini dilaksanakan agar para peserta dapat membangun karakter dan perilaku pejabat yang bertanggungjawab dalam memimpin unit instansinya, serta para peserta dapat mengoptimalkan potensi SDM serta melakukan inovasi sesuai bidang tugasnya guna mewujudkan pelaksanaan kegiatan yang lebih efektif dan efisien
07 Agustus 2015
Sekprov Mokodongan: Buka Diklat PIM III Pola Baru

Sekprov Mokodongan: Buka Diklat PIM III Pola Baru


Sekretaris Provinsi Sulut Ir Siswa R Mokodongan, di Badan Diklat Provinsi Sulut, Kamis (6/8), membuka Diklat Kepemimpinan Tingkat III Pola Baru.

Sekprov mengatakan, Diklat PIM III yang dilaksanakan saat ini berdasarkan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara No. 12 Tahun 2013, telah menganut substansi pola baru berbeda pendekatannya dengan pelaksanaan diklat model lama.

Diklat pola baru ini sangat diharapkan, akan mampu membentuk sosok pemimpin birokrasi yang kapabel dalam menjabarkan visi dan misi instansi kedalam program kerja, serta mampu memimpin pelaksanaanya di lapangan, jelas Mokodongan.


Mokodongan menyebutkan, dalam pelaksanaan tugas pada jabatan sturktual Eselon III hanya dapat berlangsung secara optimal apabila pejabat struktural yang menduduki jabatan tersebut memiliki kompetensi yang dipersyaratkan oleh jabatan struktural Eselon III itu sendiri.

Untuk itu melalui Diklat PIM III ini Mokodongan berharap kalian akan menjadi pemimpin-pemimpin perubahan yang mampu memperbaiki kualitas serta mempu menjadi sosok ASN yang kapabel yang memiliki mental, skill dan moral yang baik.


Kaban Diklat Provinsi DR Noudy RP Tendean SIP MSi menyebutkan, tujuan dan sasaran Diklat ini adalah untuk mengembangkan potensi kepemimpinan taktikal pada pejabat structural Eselon III yang akan berperan dalam melaksanakan tugas dan fungsi kepemimpinan di intansi masing-masing, serta terwujudnya ASN yang memiliki kompetensi sebagai pemimpin taktikal dalam memimpin perubahan sebagai pejabat struktural Eselon III.


Sedangkan pesertanya berjumlah 30 orang yang merupakan utusan dari Kabupaten/Kota se-Sulut yaitu Bolmong 9 orang, Sitaro 5 orang, Bolmut 5 orang, Boltim 4 orang, Kotamobagu 3 dan Manado 4, jelas mantan Kaban BKD Sulut ini. Sedangkan waktu pelaksanaan diklat menurut mantan Karo Pemerintahan dan Humas Setda Prov. Sulut akan berlangsung selama 93 hari kerja dengan rincian 28 hari kerja untuk pembelajaran klasikal dengan 240 jam pelajaran dan 65 hari kerja untuk pembelajaran non klasikal dengan 585 jam pelajaran yang dimulai 6 Agustus s/d 27 Nopember 2015.

Sementara untuk tenaga pengajar/instruktur berasal dari Setda Prov. Sulut, Widiaswara/fasilitaror Bandiklat Prov.Sulut, tambah pejabat low profile ini. Turut hadir Sekot Manado Hervrey Sendoh, serta pejabat Kapuaten/Kota lainnya serta pejabat struktural dan Widiaswara Bandiklat Provinsi
04 Juli 2015
Diklat Sulut Apresiasi Diklat PIM III Minahasa

Diklat Sulut Apresiasi Diklat PIM III Minahasa


Minahasa Elnusanews- Kepala Badan Diklat Provinsi Sulut Dr Noudy Tendean SIP MSi memberikan apresiasi bagi Pemkab Minahasa atas respon yang positif menggelar Diklat PIM III melalui pola kemitraan dengan Badan Diklat Provinsi Sulut sebagai Lembaga Diklat Pemerintah yang terakreditasi dengan media proses belajar mengajar dalam peningkatan kualitas dan kompetensi aparatur yang sesuai prasyarat jabatan.

Hal itu disampaikannya pada Pembukaan Diklat Kepemimpinan Tingkat III Pola Kemitraan Pemkab Minahasa dengan Badan Diklat Provinsi Sulut pada Senin 3/8 siang kemarin.

Menurut Tendean, sesuai tuntutan dan tantangan global dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik (good governance) maka diperlukan SDM aparatur yang memiliki kompetensi jabatan dalam penyelenggaraan pembangunan, sehingga perlu peningkatan mutu profesionalisme, sikap pengabdian, kesetiaan, semangat persatuan dan pengembangan wawasan PNS.

Ditambahkannya, bahwa salah satu upaya yang dilakukan dalam Reformasi Birokrasi untuk mewujudkan aparatur yang bersih, kompeten dan melayani, antara lain melalui Diklat dengan pembinaan aparatur agar memiliki integritas tinggi dan profesional.

"Tendean harapkan agar keikutsertaan bapak dan ibu bukan hanya didasari oleh kewajiban pemenuhan syarat menduduki jabatan eselon III, namun sebagai perwujudan dalam peningkatan kompetensi, yaitu tuntutan standar kompetensi, tuntutan pelayanan publik dan tuntutan daya saing di era globalisasi ini" ungkap mantan Kaban BKD Sulut ini.

Sementara Kaban BKDD Minahasa Drs ML Rumate MSi mengatakan bahwa Diklat PIM III ini diikuti oleh 30 pejabat eselon III di Pemkab Minahasa.

Dalam Diklat PIM yang akan berlangsung selama 95 hari kerja ini, telah terbentuk pula Senat Peserta Diklat PIM dengan Ketua Drs Moudy Pangerapan MAP, Wakil Ketua Agustivo Tumundo SE MSi, Sekretaris Jonny Tendean AP MAP dan Bendahara Anneke G Maindoka SSos MSi