Berita Terbaru
Loading...

Terbaru

31 Oktober 2016
Diklat PIM IV Tuntas, Walikota Manado monitor & Evaluasi Proyek Perubahan 40 ASN Pemkot

Diklat PIM IV Tuntas, Walikota Manado monitor & Evaluasi Proyek Perubahan 40 ASN Pemkot



Manado - 40 ASN Pemkot Manado kini bisa lega. Setelah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan Tingkat IV Pola Kemitraan Pemerintah Kota Manado dan Badan Diklat Provinsi Sulawesi Utara selama 3 bulan akhirnya Senin (31/10/2016) resmi ditutup Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL).
Acara penutupan berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado disaksikan Kepala Badan Diklat Provinsi Sulawesi Utara DR. Noudy Tendean, SIP, M.Si, Kepala BKD Kota Manado Drs. Hans Musa Tinangon, MSc dan sejumlah mentor Kepala SKPD masing-masing peserta Diklat PIM IV.

Walikota GSVL berharap proyek perubahan digagas para peserta Diklat PIM IV tidak sebatas tulisan tapi harus bias diimplementasikan dalam tugas pokok dan fungsi sebagai ASN
Untuk membuktikan apakah proyek perubahan berjalan sesuai yang diharapkan, pihaknya akan melakukan monitor dan evaluasi.

“Saudara-saudara boleh berbangga dengan apa yang saudara tuangkan dan presentasikan dalam proyek perubahan, tetapi proyek perubahan itu tidak hanya sebatas tulisan saat dinilai penguji tetapi sesudah itu apa yang saudara lakukan akan dimonitor dan dievaluasi,”tukas GSVL

Sikap dan perilaku ASN akan dihormati jika mampu menunjukkan kinerja dalam lingkungan kerjanya. “Akan lebih dihormati lagi jika menunjukkan kinerja atau hasil dari sesuatu yang dilandasi oleh perubahan,” tandas GSVL.

Dia berharap mampu berkompetisi dengan ASN dari Kabupaten/Kota lainnya di Sulawesi Utara.
“Jangan kalah dengan ASN dari kabupaten/kota yang lain, semua punya peluang untuk mengembangkan ide-ide bagus dan cerdas. Saya akan monitor dan secara regular melakukan evaluasi. Jadilah pembawa perubahan dimanapun saudara pergi.” Ujar GSVL.

Kepala Badan Diklat Sulut, Noudy Tendean mengatakan hadirnya 40 peserta Diklat PIM IV di Pemkot Manado akan membawa 40 proyek perubahan di instansi masing-masing.
“Para peserta akan menjadi pemimpin perubahan, ada 40 proyek perubahan atau 40 karya inovatif dan kreatif akan menentukan pula kualitas proyek perubahan,”sambil mengatakan penilaian terhadap peserta Diklat meliputi laporan hasil seminar dalam bentuk pameran serta sikap dan perilaku selama diklat.
01 Oktober 2016
Wagub Irup Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Wagub Irup Peringatan Hari Kesaktian Pancasila




Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven Kandouw, Sabtu (01/10) pagi kemarin, menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila dihalaman kantor Gubernur Sulut. Buntut dari kejadian yang dikenal dengan pecahnya pemberontakan G-30S PKI pada Tahun 1965 lalu. Sementara Wagub Sulut Drs Steven Kandouw bertindak selaku Inspektur Upacara, sekaligus telah membacakan Teks Pancasila yang diikuti seluruh peserta Upacara.

Upacara tersebut, ikut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Sulut Andrey Angow, unsur Forkopimda serta para pejabat Eselon II, III dan IV lingkup Pemprov Sulut ini,  bertindak selaku Pemimpin Upacara Sekretaris Badan Diklat Provinsi Sulut Frangky Tintingon SSTP MSi, serta Perwira Upacara Kaban Diklat Prmprov Sulut DR Noudy RP Tendean.

Dalam upacara tersebut Ketua DPRD Sulut Andrey Angow telah membacakan Naskah Ikrar dan pembacaan Teks UUD 1945 oleh Jornal Humena Kasubag Umum Bandiklat Provinsi Sulut.

Usai upacara kepada wartawan Wagub mengajak mari kita kerja nyata untuk kemajuan daerah dan bangsa sebagai wujud dari pengamalan Pancasila, katanya.


16 Agustus 2016
Bupati Bolmut Buka Diklat Pim IV

Bupati Bolmut Buka Diklat Pim IV



BOLMUT– Guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Drs Hi Depri Pontoh, Senin (15/08/2016), secara resmi membuka pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklat Pim) Tingkat IV, bertempat di Hotel Tri Putra Boroko. Kegiatan ini merupakan pola kemitraan Pemerintah Kabupaten Bolmut dengan Badan Diklat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2016.

Kepala Badan Diklat Provinsi Sulut, DR Noudy R. P. Tendean SIP M.Si, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Bolmut atas respon yang positif dalam melaksanakan Diklat pim IV ini sebagai bentuk upaya pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara.

“Pejabat eselon IV merupakan ujung tombak dalam kinerja Pemerintahan. Untuk itu, dituntut harus memiliki kompetensi operasional perencanaan program kegiatan di instansi serta mempunyai pengaruh dan kemampuan memobilisasi seluruh stakeholder dalam melaksanakan program kegiatan instansi atau satuan kerja itu sendiri,” kata Noldy Tendean.

Bupati Bolmut, Drs Hi Depri Pontoh, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Diklat ini, khususnya kepada Badan Diklat Provinsi Sulawesi Utara. “Diklat Pim IV ini bertujuan membentuk kompetensi kepemimpinan operasional dan membentuk pemimpin perubahan pada pejabat struktural eselon IV yang akan berperan melaksanakan tugas dan fungsi Pemerintahan di satuan kerja Pemerintah Kabupaten Bolmut,” ucap Depri, melalui sambutannya.

Dikatakan Depri, untuk menjawab tuntutan masyarakat terhadap pelayanan prima, dibutuhkan managemen pemerintahan yang efektif, pengelolaan yang amanah dan kemitraan harmonis antara Pemerintah, swasta dan masyarakat.

“Ada hal yang utama adalah mewujudkan dan menyiapkan sumber daya aparatur yang mampu menciptakan pemeritahan yang baik dalam menyongsong persaingan global serta pelaksanaan otonomi daerah,” katanya.

Terkait hal tersebut, Bupati mengajak seluruh aparatur untuk selalu berupaya menjadi pemimpin yang memiliki kompetensi efektif, efisien dan mampu membawa perubahan yang lebih baik agar tercapai kualitas kepemimpinan maksimal dalam berinovasi untuk pengembangan kinerja.

Diklat Pim IV Tahun 2016 ini akan dilaksanakan selama 97 hari kerja dengan 32 hari kegiatan pembelajaran Klasikal dan 65 hari kegiatan non klasikal yang diikuti oleh 40 orang aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut yang terdiri dari 17 laki-laki dan 23 perempuan.

Turut hadir dalam acara pembukaan Wakil Ketua DPRD Bolmut Arman Lumoto SAg MPdI, Unsur Forkopimda, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Kepala BKDD Bolmut Maskun Antogia SSos, Pimpinan SKPD, Widyaiswara, Panitia dan Instruktur.
03 Agustus 2016
Pejabat Minahasa Tenggara ikuti Diklat PIM III

Pejabat Minahasa Tenggara ikuti Diklat PIM III



Sebanyak 30 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) mulai Selasa (2/8/2016) mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklat PIM) III di Bapelkes Manado.

“Diklat dimuai saat dibuka, diikuti 30 pejabat eselon tiga,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKDD) Mitra Berti Sandag SE.

Diklat tersebut lanjutnya, merupakan merupakan bagian dari pengembangan karir dari para pejabat. “Ini juga merupakan keharusan bagi pejabat eselon tiga. Jika tidak ikut Diklat lalu menjabat, akan menjadi temuan dari BPK,” katanya.

Sandag mengharapkan agar para pejabat yang mengikuti Diklat tersebut bisa mengikut jadwal yang sudah ditentukan oleh penyelenggara.

“Lamanya Diklat lanjutnya, tiga bulan. Satu bulan di Bapelkes kemudian dua bulan di kantor,” jelasnya
22 Juli 2016
Wagub: Syarat Menduduki Jabatan Eselon II Sudah Ikut Diklat PIM III

Wagub: Syarat Menduduki Jabatan Eselon II Sudah Ikut Diklat PIM III




Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw menegaskan, syarat utama bagi pejabat lingkup Pemprov Sulut yang akan menduduki jabatan Eselon II harus sudah mengikuti Diklat PIM III. Penegasan orang nomor dua di Sulut itu disampaikan pada penutupan Diklat PIM III, Kamis (21/05) kemarin, di Badan Diklat Provinsi Sulut, di Watutumou Minut.
"Jangan bermimpi apabila belum mengikuti Diklat PIM III lalu boro-boro ingin menjadi Kepala Dinas atau Kepala Badan, karena hal itu tidak dibernarkan oleh sistem manajemen kepegawaian", ujarnya.
Jadi untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi, pejabat yang bersangkutan harus mengikuti jenjang pendidikan yang ada. "Saya dan Pak Gubernur tidak akan pernah mengakomodir pejabat seperti itu, sembari memberi contoh untuk menduduki jabatan Sekprov pejabat yang bersangkutan sudah Mengikuti jenjang Diklat PIM II atau sudah mengikuti Lemhanas", jelas suami tercinta dari dr Kartika Devi Tanos yang juga menjadi salah satu peserta lulusan terbaik Diklat PIM III angkatan pertama pola baru ini.

Wagub mengatakan, pejabat struktural Eselon III memainkan peran yang sangat menentukan dalam menjabarkan Visi dan Misi instansi kedalam program-program tersebut secara efektif dan efisien. Tugas ini menuntut pejabat Eselon III memiliki kemampuan kepemimpinan taktikal, yaitu kemampuan dalam menjabarkan Visi-Misi instansi ke dalam program instansi dan memimpin keberhasilan pelaksanaan program tersebut, yang didedikasikan dengan kemampuan mengembangkan karakter dan sikap perilaku integritas serta kemampuan menjunjung etika publik, taat pada nilai-nilai norma, moralitas dan bertanggungjawab dalam memimpin unit instansinya. Selain itu mampu melakukan kolaborasi, inovasi serta mampu mengoptimalkan tugas dan tanggungjawab dari bawahan. Tidak hanya sampai disitu bagi pejabat Eselon III juga dituntut mampu tampil sebagai perimpin perubahan yakni pemimpin yang mampu membawa perubahan pada unit oraganisasinya, inilah yang saya inginkan sekembalinya saudara dari Diklat ini, pungkasnya.
Kepala Badan Diklat Provinsi Sulut DR Noudy RP Tendean SIP MSi menyebutkan, tujuan dan sasaran Diklat PIM III yaitu untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan pejabat struktural Eselon III yang akan berperan dan melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansi masing-masing serta terwujudnya ASN yang memiliki kompetensi sebagai pemimpin visioner dalam memimpin perubahan sebagai pejabat struktural Eselon III, jelas mantan Karo Pemerintahan dan Humas ini, sembari menambahkan, Diklat PIM III ini diikuti 33 peserta dan dari hasil evaluasi dinyatakan lulus semua, dengan nilai 23 peserta lulus sangat memuaskan dan 10 peserta lulus memuaskan.

Sementara Ketua angkatan Jendry Sualang SPd MAP menambahkan guna melengkapi sarana olahraga di Bandiklat maka peserta Diklat PIM III angkatan pertama pola baru telah menyerahkan bantuan satu unit meja pimpong (tenis meja) yang secara simbolis telah diserahkan beds oleh Bendahara Panitia dr Kartika Devi Tanos kepada Kaban Diklat Noudy Tendean