Berita Terbaru
Loading...

Terbaru

13 Juni 2016
Wagub : SKPD Harus Disiplin Keuangan, 'Stop' Ada Kebijakan - kebijakan

Wagub : SKPD Harus Disiplin Keuangan, 'Stop' Ada Kebijakan - kebijakan


Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw meminta kepada lingkup Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Sulawesi Utara untuk disiplin dalam pengelolaan keuangan.

Pernyataan Wagub Kandouw tersebut saat dirinya membuka kegiatan pendidikan latihan (Diklat) Teknis Standart Akuntansi Pemerintah (SAP) Berbasis Akrual Angkatan III Tahun 2016 yang dilaksanakan oleh Badan Diklat Provinsi Sulawesi Utara, Senin (13/6/2016) siang tadi.

"Saya minta kepada SKPD lingkup Pemprov Sulut harus disiplin dalam pengelolaan keuangan. 'Stop' Ada Kebijakan - kebijakan," kata Wagub.

Lanjut dirinya menyebutkan pengelolaan anggaran yang baik itu punya multi-player effect dengan pertumbuhan ekonomi.

"Ini sangat penting jangan hanya kejar opini WTP. Yang terpenting optimalisasi anggaran guna pengentasan kemiskinan demi terwujudnya Sulut Hebat kedepan yang lebih sejahtera," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pendidikan Latihan (Diklat) Provinsi Sulawesi Utara Noudy Tendean mengatakan pendidikan latihan (Diklat) Teknis Standart Akuntansi Pemerintah (SAP) Berbasis Akrual Angkatan III Tahun 2016 ini diikuti sebanyak 120 staff pengelola keuangan angkatan III di lingkup Pemprov Sulut
15 Maret 2016
Gubernur: Bandiklat Sulut Bakal Jadi Yang Terdepan di Indonesia Timur

Gubernur: Bandiklat Sulut Bakal Jadi Yang Terdepan di Indonesia Timur


Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE menyatakan, kedepan Badan Diklat Provinsi Sulut bakal menjadi yang terdepan di kawasan Indonesia Timur (Intim) Pernyataan itu disampaikan orang nomor satu di Sulut saat membuka Diklat kepemimpanan tingkat III (diklat PIM III), dan Diklat teknis bendahara pengeluaran lingkup Pemprov Sulut, Senin (15/03) di Bandiklat Provinsi, di Watutumou Minut.

"Karena itu Diklat Provinsi akan di buat grand design agar lembaga ini benar-benar menjadi tempat pembentukan kader birokrat yang handal, mempunyai jiwa korsa dan disiplin yang tinggi," ujarnya. Bandiklat harus menjadi institusi terdepan dalam pengembangan SDM aparatur.

Sementara terkait dengan pengelolaan keuangan, Gubernur minta bendahara harus mengikuti diklat ini dengan sebaik-baiknya. Karena pemerintah pusat akan memberi reward bagi pengelola keuangan yang baik, tandas Dondokambey. Kaban Diklat Noudy Tendean mengatakan, tujuan dan sasaran diklat ini untuk mengemnangkn kompetensi kepemimpinan taktikal para pejabat Eselon III yang akan berperan penting dal pelaksanaan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansi masing-masing. Serta terwujudnya PNS yang memiliki kompetensi kepemimpinan sebagai pemimpin taktikal strategis visioner dalam memimpin perubahan dalam lingkup tugas dan tanggungjawab jabatan Eselon III, ujar mantan Kaban BKD Sulut ini. Mantan Karo Pemerintahan dan Humas Setda Provinsi Sulut ini menambahkan, peserta Diklat PIM III berjumlah 37 peserta sedangkan Bendahara 40 peserta. Diketahui salah satu peserta Diklat PIM III yaitu Kepala UPTD Balai Surveylands data dan informasi Dinkes Sulut dr Kartika Devi Tanos yang juga selaku Wakil Ketua TP PKK Sulut, serta Isteri tercinta dari Wagub Drs Stven Kandouw. Turut hadir pejabat Wselon Iingkup Pemprov serta pejabat Eselon III dan para Widiaswara Bandiklat Provinsi  Sulut
Untuk itu Gubernur minta kepada Kaban Diklat Dr. Noudi Tendean SIP MSi tahun ini jangan dulu melakukan rehab gedung ini, nanti skalian tahun depan saja karena gedung Bandiklat ini akan dibangun lebih representarif, serta akan dilengkapi dengan fasilitas al. Gedung induk sbg pusat kegiatan adminitrasi, ruang belajar, ruang seminar, asrama, dan sarana olahraga  yang lebih representatif pula, sehinga peserta selama mengikuti diklat akan merasa aman dan nyaman seperti berada di rumah sendiri, termasuk pula bisa merangsang daerah lain untuk mengikuti diklat di sini, terangnya, sembari menambahkan sesuai visi dan misi pemerintahan kami, yaitu memantapkan pembangunan SDM yang berkepribadian dan berdaya saing.
no image

Bandiklat Sulut Anggarkan 65 M Bangun Pusat Pelatihan

Manado – Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sulawesi Utara Dr Noudy Tendean menyatakan Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) akan membangun infrastruktur sebagai fasilitas penunjang pelatihan. Tak tanggung-tanggung Bandiklat menganggarkan sedikitnya 56 milliar rupiah.

“Pembangunan infrastruktur dari luas tanah 8,6 hektar dengan biaya lima puluh enam milliar rupiah. Anggaran ini untuk pembangunan gedung induk dan pusat administrasi,” jelas Noudy diruang kerjanya, Senin (14/3/2016).

Dia menambahkan, nantinya setelah rencana pembangunan infrastruktur dan pusat administrasi di Bandiklat Provinsi Sulut nanti akan menjadi pusat pelatihan disebagian Indonesia Timur.
Persoalan kedua yang tak kalah penting adalah mengenai akreditasi institusi yang harus memenuhi standar LAN. Dia mengatakan Bandiklat yang telah memiliki akreditasi tersebut sudah bisa mengelola diklat pimpinan, baik teknis maupun fungsional secara mandiri

Untuk mencapai standar tersebut ada beberapa hal yang harus dipenuhi antara lain sarana dan prasarana, kelas yang representatif, peralatan teknis, tenaga pengajar yang memiliki sertifikasi, Widyaiswara, sarana penunjang lainnya, anggaran dan sumber daya manusianya jelas Noudy. 
(rizath polii) 
24 November 2015
Peserta Diklat PIM III Minahasa Jalani Ujian Akhir

Peserta Diklat PIM III Minahasa Jalani Ujian Akhir

Minahasa Elnusanews - Setelah melewati 92 hari mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat III Pola Kemitraan Pemkab Minahasa dengan Badan Diklat Provinsi Sulut tahun 2015 di Aula BKDD Minahasa, ke-30 Peserta Diklat diuji kemampuannya dalam pelaksanaan Seminar Laporan Proyek Perubahan pada Senin 23/3 pagi hingga malam ini. Ke-30 peserta utusan SKPD dan Kecamatan se-Kabupaten Minahasa ini menjalani ujian akhir dengan bimbingan Coach yaitu Shinta Papua ST MSi, Ir Djuhardi Joroh MSi, Drs Jeffry Sambur MAP dan dibagi dalam 3 kelompok dengan penguji masing-masing Kabid Diklat Kepemimpinan Bandiklat Sulut Drs Yahya Rondonuwu MSi, Sekretaris BKD Sulut Drs Lucky Tayu MSi, Sekretaris Badan Diklat Sulut Frangky Tintingon SSTP MSi, Koordinator Widiaiswara Bandiklat Sulut Agus Kandouw SE, Kasubid Diklat Bandiklat Sulut Mariance Sambouw SSTP dan Kaban BKDD Minahasa Drs ML Rumate MSi. Dalam ujian ini, para peserta didampingi langung oleh para Kepala SKPD sebagai atasan langsung sekaligus selaku Mentor dalam melaksanakan Proyek Perubahan Ini.

Tampak Asisten I Sekdakab Dr Denny Mangala MSi, Asisten II Dr Wilford Siagian MA dan Asisten III Hetty Rumagit SH juga mendampingi para Kepala Bagian di Setdakab Minahasa yang mempresetasikan hasil karya mereka. Demikian halnya Kaban BPMPD Jeffry Sajow SH, Kadispenda Jan Luntungan SH, Kadis Dikpora Drs Jemmy Maramis serta para pejabat lainnya yang turut mendampingi anak buahnya.

Setelah ujian seminar akhir ini, menurut Kabid Diklat BKDD Minahasa Hendrik Lombogia SSos, para peserta akan mengikuti Upacara Penutupan Diklat yang akan digelar dalam waktu dekat ini. Ditambahkan Lombogia bahwa pihaknya patut mengucap syukur kepada Tuhan yang telah menyertai semua rangkaian Diklat ini dan boleh terlaksana dengan baik.
20 Oktober 2015
Sekprov Harap ASN Provinsi Sulut Loyal Pada Pimpinan

Sekprov Harap ASN Provinsi Sulut Loyal Pada Pimpinan




Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN), yang ada di lingkup pemerintah provinsi sulut diharapkan loyal kepada pimpinan dengan tetap memperhatikan petunjuk dan arahan kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Provinsi Sulut ir Sisawa R Mokodongan saat memberikan arahan pada pembukaan diklat prajabatan CPNS kategori 2 golongan I,II, III angakatan I dan II Provinsi Sulut, yang digelar Senin (19/10) bertempat di Bandiklat Provinsi Sulut.

Diklat CPNS yang diselenggarakan pemrov sulut ini dilaksanakan demi menghadirkan budaya kerja positif, disiplin serta mengembangkan tanggungjawab dan loyalisme aparatur dalam melaksanakan tugas kerja nantinya di instansi masing-masing.
Melalui diklat prajabatan ini, Mokodongan mengharapkan para peserta yang merupakan Pegawai Honda yang telah diangkat pemerintah agar dapat menghadirkan budaya kerja positif, serta menghilangkan image lama yang mengatakan birokrasi lambat.
Para peserta diharapkan memahami dengan benar setiap materi yang didapat selama mengikuti diklat prajabatan selama 1 minggu kedepan, para pelatih dan waidaiswara juga dapat menghadirkan konsep aplikatif dalam rangka membentuk pola piker, sikap, dan pola tindak ASN dalam mengisi ruang pembangunan daerah demi peningkatan kesejahteraan rakyat.

Kepala badan Diklat DR Noudy Tendean melalui Kepala Bidang Diklat Kepemimpinan Drs. Jahja Rondonuwu,Msi mengatakan diklat prajabatan ini dilaksanakann untuk membentuk CPNS memiliki pengetahuan dan wawasan sebagai pelayan masyarkat yang baik.  Peserta diklat prajabatan ini  diikuti saebanyak 184 orang dari 28 SKPD lingkup pemprov sulut, mereka akan mendapat jam pembelajaran sebangak 78 jam selama 7 hari kerja.(Karo Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov)